Ada saat saya merasa lelah dengan rasa ingin tahu orang sekitar tentang hidup saya. Hingga pada titik tertentu saya merasa ingin sendiri dan berharap orang lain pergi mengurus dirinya sendiri. Yang kadang sampai buat saya merasa tercekik ketika orang mulai bertanya bertubi-tubi. Sekali dua kali tidak apa, tapi akhirnya jadi terus datang secara konstan mencari tahu. Sampai yang paling menjengkelkan ketika mulai terlontarkan komentar yang menyudutkan. Pendapat tentang apa itu yang benar dan salah.
Sebagian beranggapan hal itu tak lebih dari sebuah bentuk perhatian. Entah ya? tapi saya sungguh merasa tidak nyaman.
Di lain waktu seseorang yang lupa dengan nama saya dan selama ini bisa dibilang teman sekedar ber-"hai, hai.." tiba-tiba datang bertanya tentang sebuah keputusan yang saya ambil. Saat jawaban diplomatis tidak mempan, jawaban jujurpun keluar. Hanya mendengar sambil sesekali menimpali dengan berbagi pengalaman. Apa yang saya utarakan tidak dibenarkan juga tidak disalahkan. Saya hanya medapat dukungan namun tidak memihak. Tidak ada komentar yang menyudutkan juga yang membuat saya merasa ada di awang-awang. Sharing, c'est tout.
Rasanya sungguh nyaman. Saya sangat menghargai perhatian semacam ini. Lagipula, jarang bisa bertemu dengan orang yang mengerti bahwa yang namanya "benar-salah" itu tidak ada. Yang ada cuma beda persepsi.
Terganggu, adalah perasaan yang berulangkali muncul saat orang terus datang bertanya-tanya. Tanpa sadar memaksakan apa yang menurutnya benar. Lebih mengesalkan saat orang mencari tahu melalui "kata orang" dan seenaknya membuat opini sendiri.
Hanya segelintir orang yang membiarkan saya mendatangi mereka dan bercerita. Dan hanya segelintir yang bisa menanggapi apapun yang saya lontarkan tanpa memihak. Segelintir yang mengerti bahwa saya hanya ingin cerita. Hanya segelintir yang bersopan santun untuk tidak memasuki kehidupan orang lain terlalu jauh. Only certain people care to give others some spaces.
