vendredi, décembre 15, 2006

Jenis Makanan Hewan (& Manusia)

Banyak ragam jenis makanan hewan. Salah satunya adalah Nasi Aking. Nasi ini berasal dari sisa-sisa nasi yang dikeringkan di terik matahari sebelum dikonsumsi unggas peliharaan. Tak jarang jamur berwarna oranye muncul di jenis makanan ini. Berita siang di salah satu stasiun tv menambahkan, tak hanya jamur kotoran kecil seperti kerikil bisa ditemui di Nasi Aking. Sebagai makanan unggas, Nasi Aking cukup ekonomis dan mudah didapat. Di Cirebon, bila ingin membeli, Nasi Aking bisa didapat dengan hanya Rp 1.000 - 1.500 per kg. Tanpa perlu membeli pun, hanya dengan menyisakan sedikit nasi, di jemur di terik matahari, jadilah Nasi Aking. Mudah.

Selain itu ada juga makanan hewan yang sudah melewati proses produksi yang baik. Makanan untuk anjing dan kucing misalnya. Bisa didapat dalam bentuk kalengan (makanan basah) dan juga bungkusan (makanan kering). Tak hanya kemasan yang higienis namun makanan ini juga kaya dengan vitamin dan nutrisi. Salah satu makanan kucing dengan yang berbahan dasar ikan Salmon (jadi ingat salmon sushi...) dilengkapi dengan 7 nutrisi penting yaitu amino acids, potassium, vit E, fatty acids, magnesium, calcium dan sodium. Dengan harga $12.59 binatang peliharaan bisa mendapat satu bungkus (5.5 pound)makanan yang yang lezat, higienis dan penuh gizi. Makanan ini bisa didapat dengan cara pesan melalui internet atau di toko. Di Jakarta sudah berbagai tempat yang menyediakan makanan yang seperti ini, salah satunya di daerah Kemang.

Oh ya hampir lupa, informasi baru yang saya dapat mengatakan Nasi Aking tak hanya bisa dikonsumsi untuk unggas. Sekarang, Nasi Aking mulai di konsumsi manusia. Salah satu konsumen Nasi Aking mengatakan, bila dimasak dengan kunyit, rasanya tak kalah lezat dengan Nasi Kuning ala Cirebon.

Eh?...