dimanche, novembre 26, 2006

Back Together















An email sent. No responsed...Got used to it, though.
A smiley popped out, eventually.
Were freakin afraid to hurt each other, was all about it.
How sweet.


201106 - 081640 pm

lundi, novembre 13, 2006

Gelap Mata

"Seorang suami mengaku memukuli istrinya setelah sang istri menolak melakukan hubungan intim."
"Seorang anak tega membakar bapaknya karena keinginan memiilki sepeda motor tidak dikabulkan."

Dulu, saya tidak habis pikir dengan banyaknya pemberitaan kasus kriminal seperti pembunuhan, kekerasan rumah tangga dan kejahatan lainnya. Yang dulu buat saya bingung adalah alasan-alasan dibalik kejahatan itu yang sebagian besar disebabkan hal sepele. Dan yang tidak kalah mengejutkan, kadang orang-orang terdekat si pelaku seringkali mengatakan pelaku dikenal sebagai orang yang sabar tidak banyak membuat keributan.

Saat membaca berita kriminal seperti diatas, yang terlintas dikepala "kok bisa yah nyawa melayang cuma karena sepeda motor? kok bisa ya nafsu biologis yang tidak tersalurkan buat seorang suami membabi buta menyakiti istrinya?..." Rasanya sulit menemukan jawaban yang tepat untuk pertanyaan macam itu.

Tapi di salah satu posting, saya sempat menulis 'bolehkah mematikan...'. Saat itu saya benar-benar jengkel dan kesal menghadapi orang dibagian administrasi dan sekretariat kampus. Waktu itu rasanya ingin orang itu lenyap dari muka bumi. Alias mati. Pernah juga timbul keinginan mencekik orang dihadapan saya, saat saya benar-benar kebingungan saat dia terus menerus mengatakan hal-hal yang menyakitkan, bahkan tetap diteruskan walaupun saya sudah mengatakan "anda menyakiti saya".

Setelah emosi reda saya jadi terkejut sendiri. Kok bisa terpikir yang macam itu? Lalu teringat berita kriminal di koran. Apa ini yang dirasakan mereka-mereka itu? Emosi yang tidak terkendali bikin gelap mata dan setelah semuanya terjadi yang ada tinggal penyesalan. Saya bukan termasuk orang yang suka mencari masalah. Cenderung mundur pelan-pelan menjauh saat berhadapan dengan orang temperamental. Memasukan mereka dalam daftar "outlisted person". Dari pada berantem. Menghindar dari keributan kecil, apalagi besar. Tapi nyatanya saya kok juga punya juga perasaan seperti itu ya?...

Kadang ada perasaan bergidik saat berdekatan dengan orang-orang terdekat. Selama ini saya merasa mereka semua baik-bak saja, kalau tidak mana mungkin jadi teman dekat. Tapi, melihat banyak kasus kriminal karena masalah sepele, saya merinding membayangkan dia yang dihadapan saya itu pada situasi tertentu bisa menjadi orang lain yang lain yang tidak kenal. Bahkan bercermin pada diri sendiri, pada postingan itu, rasanya saya juga tidak mengenal diri saya yang pada saat itu. Apalagi orang lain.

Hanya bersyukur, Tuhan masih ada dan terus merangkul saya.

samedi, novembre 04, 2006

Perhatian

Ada saat saya merasa lelah dengan rasa ingin tahu orang sekitar tentang hidup saya. Hingga pada titik tertentu saya merasa ingin sendiri dan berharap orang lain pergi mengurus dirinya sendiri. Yang kadang sampai buat saya merasa tercekik ketika orang mulai bertanya bertubi-tubi. Sekali dua kali tidak apa, tapi akhirnya jadi terus datang secara konstan mencari tahu. Sampai yang paling menjengkelkan ketika mulai terlontarkan komentar yang menyudutkan. Pendapat tentang apa itu yang benar dan salah.

Sebagian beranggapan hal itu tak lebih dari sebuah bentuk perhatian. Entah ya? tapi saya sungguh merasa tidak nyaman.

Di lain waktu seseorang yang lupa dengan nama saya dan selama ini bisa dibilang teman sekedar ber-"hai, hai.." tiba-tiba datang bertanya tentang sebuah keputusan yang saya ambil. Saat jawaban diplomatis tidak mempan, jawaban jujurpun keluar. Hanya mendengar sambil sesekali menimpali dengan berbagi pengalaman. Apa yang saya utarakan tidak dibenarkan juga tidak disalahkan. Saya hanya medapat dukungan namun tidak memihak. Tidak ada komentar yang menyudutkan juga yang membuat saya merasa ada di awang-awang. Sharing, c'est tout.

Rasanya sungguh nyaman. Saya sangat menghargai perhatian semacam ini. Lagipula, jarang bisa bertemu dengan orang yang mengerti bahwa yang namanya "benar-salah" itu tidak ada. Yang ada cuma beda persepsi.

Terganggu, adalah perasaan yang berulangkali muncul saat orang terus datang bertanya-tanya. Tanpa sadar memaksakan apa yang menurutnya benar. Lebih mengesalkan saat orang mencari tahu melalui "kata orang" dan seenaknya membuat opini sendiri.

Hanya segelintir orang yang membiarkan saya mendatangi mereka dan bercerita. Dan hanya segelintir yang bisa menanggapi apapun yang saya lontarkan tanpa memihak. Segelintir yang mengerti bahwa saya hanya ingin cerita. Hanya segelintir yang bersopan santun untuk tidak memasuki kehidupan orang lain terlalu jauh. Only certain people care to give others some spaces.

jeudi, novembre 02, 2006

Announcement

"Eating Vegetable" Programme
ON
azelazel.blogspot.com
azelazel.blogspot.com announced programme of "Eating Vegetable" was officially back. It commenced on Nov.1 2006.