Suatu hari (dan hari-hari berikutnya) seorang teman, yang baru mulai bekerja, bercerita (lagi dan lagi) tentang pekerjaannya. Pertama, ia mengatakan pekerjaanya benar-benar menyita waktu hingga ia tak lagi sempat melakukan hal-hal yang dulu bisa dilakukan sebelum ia bekerja. Banyak yang harus dipikirkan, katanya, dari klien yang cerewet, pegal betis karena macet dijalan, hingga hal-hal kecil lainnya yang menyangkut urusan kerja. Tak hanya itu, ia juga seringkali harus pergi meeting dengan klien di luar kantor. Meeting seringkali diadakan di cafe dan restaurant. Sudah menyita waktu, harus bolak balik sana sini, makan pun terpaksa harus di cafe dan restaurant tersebut. Sekalipun on company's expense, sebal rasanya karena makanan mahal macam sushi, lasagna, dan lainnya itu bukan makanan, menurutnya.
Lelah, capek, sebal katanya berkali-kali.
Di lain waktu, supir kantor saya berceloteh banyak tentang selera makan boss saya. Sudah mahalnya tidak kira-kira, aneh pula rasanya, katanya. Ceritanya, suatu hari kalau biasanya para supir hanya menuggu, kali itu mereka diajak makan direstaurant tempat boss saya biasa makan. "Walaupun dibayarin kantor, ogah makan disana, aneh, aneh, aneh, ga enak, ga enak" diulang dan diulang lagi cerita ini sambil tertawa-tawa.
Karenanya seringnya cerita-cerita yang sama diulang-ulang, saya jadi bingung. Apa sih maksudnya :)
