lundi, mai 28, 2007

Langkah Pertama



Bingung bagaimana mengutarakannya. Saat ini saya sedang merasakan perasaan yang sudah lama tidak saya rasakan.



Berbunga-bunga.


Aih..

6,5 tahun.

Rasanya hilang semua yang ada dipundak. Tarik nafas panjang. Kali ini rasanya lega.

mardi, mai 01, 2007

Di Supiri

Banyak orang hidup dalam mimpi, salah satunya saya. Seperti orang lain pada umumnya, saya punya begitu banyak angan-angan. Dari yang besar, yang sepertinya tidak mungkin, sampai dengan yang kecil, yang kelihatannya tidak penting. Salah satu contoh dari angan kecil adalah keinginan seorang sahabat yaitu punya TV Plasma yang besar, suatu saat nanti.

Sedangkan saya pernah berucap, “suatu hari nanti saya mau punya supir pribadi”. Waktu masih kecil kebetulan orang tua menyediakan fasilitas tersebut, tapi tentu saja pada saat itu saya tidak mengerti nikmatnya duduk angkat kaki ‘leha-leha’ ditengah kemacetan.

Kota tempat saya tinggal terkenal dengan kemacetannya. Segala usaha dan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kemacetan nyaris tidak pernah ada artinya (dan karenanya tidak perlu dibahas pula disini). Betis naik, keserempet motor, menggerutu sepanjang sore, sibuk mencari jalan tikus sudah menjadi menu makanan sehari-hari yang tidak bisa diganti.

Punya supir pribadi adalah angan-angan terindah yang melintas ditengah kemacetan. Duduk manis sambil kadang tertidur ditengah semilir angin segar dari penyejuk udara.

Angan-angan yang rasanya masih lama bisa dicapai oleh seorang saya.

Tapi itu dulu..:)


Sudah sebulan lebih angan-angan yang saya pikir entah kapan terwujudnya telah saya nikmati. Sebuah fasilitas pekerjaan yang tidak pernah terpikir sebelumnya. Tak terduga tapi jelas menyenangkan:)