dimanche, octobre 01, 2006

Sakit Untuk Istirahat

Karena sakit, empat hari sudah saya terisolasi didalam kamar. Menimbulkan berbagai perasaan tersendiri. Senang bisa menghilang dari rutinitas pagi menjelang siang yang semakin lama semakin membosankan dan menyebalkan yang semakin tidak ada juntrungannya (beruntung mereka yang sudah terbebaskan..). Senang karena akhirnya bisa mencuri waktu untuk merenung sendirian. Senang karena bisa mengendurkan dan melemaskan semua otot yang selama ini tegang karena setiap hari terus berpacu dengan deadline hidup yang tidak ada habisnya, kantor, kuliah (both suck).

Seharian tidur sampai tidak sadar hari sudah berganti malam. Malam sudah menjelang pagi.

Disatu sisi saya juga mengalami kebosanan yang luar biasa. Terbiasa dengan aktifitas kerja yang tidak ada hentinya malah jadi bingung sendiri ketika terpaksa tidak bisa melakukan apa-apa. Dicoba keluar sebentar, suaranya malah langsung hilang. Belum lagi ngilu disekujur badan, kepala terasa berat, sampai susah makan.

Tidak sengaja dalam obrolan ringan dengan teman di messenger saya bilang "untung sakit, jadi bisa istirahat niy" dan dijawab "wah gw juga pernah bilang gitu, eh beneran sakit sampe 1,5 bulan dirawat"

Belakangan saya jadi berpikir jangan-jangan saya tidak sadar sudah masuk kedalam trend pola hidup dimana manusia bekerja sekeras-kerasnya dan hanya sempat beristirahat ketika mereka jatuh sakit. Oo...