j*** f****: halo cewek penyakitan...
j*** f****: yg katanya kalo stress bakal bikin sakit matanya kumat lagi
j*** f****: hahahaha
Malvin, "Saudara gw yang buta dan penyakitan itu"
Sebelumnya, begitu kata seorang sepupu tentang saya pada temannya. Yang pertama saya pikir slip of a tongue. Yang kedua..I start to doubt it.
Mencoba berbijaksana, kejadian pertama saya hanya sikapi dengan menjauh saja. Saya pikir, tidak ada gunanya berbicara dengan orang berhati busuk, bermulut sampah macam ini.
Nyatanya, ketika hal ini terbahas tanpa sengaja sepupu saya ini malah bingung dan tidak ingat sama sekali. Padahal, saya sakitnya minta ampun.
Belajar dari pengalaman diatas, pada kasus kedua langsung saja saya utarakan yang saya rasakan. Entahlah mau dibilang sensitive atau apapun. Bagi saya, bila ini sebuah becandaan, entah dimana letak lucunya.
Di lain waktu
Si sepupu pernah bertanya, "kenapa ya? Yang uangnya banyak (pekerjaan) selalu ke elo? padahal lo cuma d3?"
Dijawab dalam hati, "Mungkin karena yang membedakan bukan d3 atau s1-nya, tapi sebusuk apa hati masing-masing orang? Mungkin karena saya tidak berhati busuk dan dengki macam Anda?" Maybe..just maybe.
Fakta- fakta:
- Uveitis yang pernah saya derita selama kurang lebih 6 bulan, berakhir dengan hilangnya penglihatan satu mata.
- Si sepupu adalah orang yang paling tahu apa yang saya hadapi, karena dia adalah orang yang dari pertama hingga akhir mengurus saya ketika saya sakit.
- Orang kedua adalah calon kakak ipar.
- Keduanya sedang dalam proses studi untuk jenjang S2.
